Cara Install Windows,Cara Mengatasi Problem Komputer dan Internet, TV Online, Tips Kesehatan : Mengapa Makan di Luar Rumah Bisa Picu Penyakit?

Mengapa Makan di Luar Rumah Bisa Picu Penyakit?

TEMPO.CO, Birmingham - Kesehatan seseorang tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan yang dikonsumsi. Dari mana makanan yang dikonsumsi itu diperoleh juga mempengaruhi kualitas kesehatan seseorang.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim ilmuwan University of Alabama di Birmingham, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa makan di luar rumah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan problem kesehatan yang serius lainnya.

"Makanan di restoran dan tempat makan sering kali mengandung lebih banyak lemak, kalori, dan asam lemak jenuh daripada makanan yang biasanya disiapkan di rumah," ujar seorang anggota tim peneliti, Senin, 4 Maret 2013.

Temuan ini sangat mengkhawatirkan, terutama sejak survei nasional tentang perilaku makan (Living Social Dining Out Survey) mengungkapkan, penduduk Amerika memiliki frekuensi makan di luar rumah rata-rata 4-5 kali per minggu. Angka ini paling tinggi ketimbang frekuensi yang dijumpai pada penduduk di negara lain.

Jody Gilchrist, seorang praktisi perawat di UAB Heart and Vascular Clinic di Acton Road, mengatakan, kombinasi berat badan dan perilaku mengkonsumsi makanan tidak sehat di luar rumah dapat menjadi sumber bencana bagi kesehatan jantung.

"Jika Anda makan di luar rumah tanpa memperhatikan makanan yang sehat, Anda akan berhadapan dengan sindrom metabolik, sekelompok faktor risiko yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya, termasuk kolesterol tinggi dan diabetes," ujar dia.

Hasil penelitian Departemen Pertanian Amerika Serikat menunjukkan, satu kali makan tambahan di luar rumah setiap pekan dapat menambah berat badan sekitar 2 kilogram per tahun. Gilchrist mengatakan, perilaku makan di luar rumah harus disiasati dengan selalu memilih menu makanan sehat, setidaknya yang rendah lemah dan kalori.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar